Selasa, 29 Mei 2012

Havij


Havij SQL Injection adalah alat otomatis yang membantu penguji penetrasi untuk menemukan dan mengeksploitasi kerentanan SQL Injection di halaman web. Hal ini dapat mengambil keuntungan dari sebuah aplikasi web yang rentan. Dengan menggunakan software ini pengguna dapat melakukan sidik jari back-end database, mengambil pengguna DBMS dan hash password, dump tabel dan kolom, mengambil data dari database, menjalankan pernyataan SQL dan bahkan mengakses sistem file yang mendasari dan mengeksekusi perintah pada sistem operasi.

               Kekuatan Havij yang membuatnya berbeda dari perkakas semacam itu adalah metode injeksi nya. Tingkat keberhasilan lebih dari 95% pada injectiong sasaran rentan menggunakan Havij. User friendly GUI (Graphical User Interface) dari Havij dan pengaturan otomatis dan pendeteksian membuatnya mudah digunakan bagi semua orang bahkan pengguna amatir.
Gambar Dibawah adalah tampilan Aplikasi Havij

Firewall


Pengertian Firewall
Firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah firewall diimplementasikan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya.
 
 Fungsi Firewall
  1. Mengontrol dan mengawasi paket data yang mengalir di jaringan Firewall harus dapat mengatur, memfilter dan mengontrol lalu lintas data yang diizin untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi firewall. Firewall harus dapat melakukan pemeriksaan terhadap paket data yang akan melawati jaringan privat. Beberapa kriteria yang dilakukan firewall apakah memperbolehkan paket data lewati atau tidak, antara lain :                                                                                                1. Alamat IP dari komputer sumber
    2. Port TCP/UDP sumber dari sumber.
    3. Alamat IP dari komputer tujuan.
    4. Port TCP/UDP tujuan data pada komputer tujuan
    5. Informasi dari header yang disimpan dalam paket data. 
  2. Melakukan autentifikasi terhadap akses.
  3. Applikasi proxy Firewall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data, kemampuan ini menuntut firewall untuk mampu mendeteksi protokol aplikasi tertentu yang spesifikasi.
  4. Mencatat setiap transaksi kejadian yang terjadi di firewall. Ini Memungkinkan membantu sebagai pendeteksian dini akan penjebolan jaringan.

Settingan Router Menggunakan CLI


 > ROUTER 0


  • Router>enable
  • Router#conf t
  • Router(config)#interface FastEthernet0/0
  • Router(config-if)#ip address 192.168.1.254 255.255.255.0
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#
  • Router(config-if)#exit
  • Router(config)#interface Serial2/0
  • Router(config-if)#ip address 192.168.5.1 255.255.255.0
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#clock rate 9600
  • Router(config-if)#
  • Router(config-if)#exit
  • Router(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.5.2
  • Router(config)#
  • Router#

ROUTER 1

  • Router>enable
  • Router#conf t
  • Router(config)#interface FastEthernet0/0
  • Router(config-if)#ip address 192.168.2.254 255.255.255.0
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#
  • Router(config-if)#exit
  • Router(config)#interface Serial2/0
  • Router(config-if)#ip address 192.168.5.2 255.255.255.0
  • Router(config-if)#no shutdown
  • Router(config-if)#
  • Router(config-if)#exit
  • Router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 192.168.5.1
  • Router(config)#

Network address translation


Network address translation atau NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas. NAT Seolah olah tidak ada Fungsi NAT adalah Menyembunyikan IP Privat oleh Router dan menampilkan IP Publik tetapi sama - sama terkoneksi ke Internet, NAt Seolah olah tidak ada Cata menyeting pada NAT : Chain, Site Address, dan Masquerade

Pengertian Cisco


           Cisco adalah peralatan utama yang banyak digunakan pada jaringan area luas atau Wide Area Network (WAN). Dengan cisco router, informasi dapat diteruskan ke alamat-alamat yang berjauhan dan berada di jaringan computer yang berlainan. Yang bertujuan untuk dapat meneruskan paket data dari suatu LAN ke LAN lainnya, Cisco router menggunakan tabel dan protocol routing yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas data. 
                 Paket data yang tiba di router diperiksa dan diteruskan ke alamat yang dituju. Agar paket data yang diterima dapat sampai ke tujuannya dengan cepat, router harus memproses data tersebut dengan sangat tepat. Untuk itu, Cisco Router menggunakan Central Processing Unit (CPU) seperti yang digunakan di dalam komputer untuk memproses lalu lintas data tersebut dengan cepat. Seperti komputer, cisco router juga mempunyai sejumlah jenis memori yaitu ROM, RAM, NVRAM dan FLASH, yang berguna untuk membantu kerjanya CPU. Selain itu dilengkapi pula dengan sejumlah interface untuk berhubungan dengan dunia luar dan keluar masuk data. Sistem operasi yang digunakan oleh cisco router adalah Internetwork Operating System (IOS).

SQLyog


                        SQLyog adalah aplikasi client MySQL yang sangat populer digunakan di Indonesia. Aplikasi ini memiliki banyak fitur yang memudahkan pengguna melakukan administrasi maupun melakukan pengolahan data MySQL.

                         Versi aplikasi ini ada yang gratis dan open source dan ada yang berbayar. Versi open source dari SQLyog ini dapat diunduh disini. Pilihlah versi stabil terbaru yang terdapat pada daftar tersebut dan lakukan instalasi layaknya aplikasi setup Windows lainnya.



Berikut adalah contoh penggunaan koneksi ke host MySQL dan melihat objek-objek database yang ada dengan mudah 
    
   1.  Jalankan SQLyog.
   2.  Jika ada komentar "Upgrade to Professional/Enterprise/Ultimate edition now", klik tombol "Continue..." saja.
   3.  Pada dialog "Connect to MySQL host" klik tombol "New", namakan koneksi tersebut misalkan dengan "localhost"
   4.  Masukkan rincian koneksi dan klik tombol "Connect"




   5. Jika koneksi berhasil akan muncul layar kerja seperti gambar di bawah ini dengan panel kiri adalah bagian
       "Object  Browser" yang berisi daftar informasi dari semua objek database kita.


   6.  Klik salah satu table dari database kita, kemudian klik tab "Table Data" pada panel kanan bawah. Row-row data dari
        table tersebut akan segera terbaca.


   7. Eksekusi query di panel kanan atas, tekan F9 (Execute) dan hasilnya dapat dilihat di panel kanan bawah.

MIKROTIK


Sekilas Mikrotik
Mikrotik sekarang ini banyak digunakan oleh ISP, provider hotspot, ataupun oleh pemilik warnet. Mikrotik OS menjadikan computer menjadi router network yang handal yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan tool, baik untuk jaringan kabel maupun wireless.
Dalam tutorial kali ini penulis menyajikan pembahasan dan petunjuk sederhana dan simple dalam mengkonfigurasi mikrotik untuk keperluan-keperluan tertentu dan umum yang biasa dibutuhkan untuk server/router warnet maupun jaringan lainya, konfirugasi tersebut misalnya, untuk NAT server, Bridging, BW manajemen, dan MRTG.
Versi mikrotik yang penulis gunakan untuk tutorial ini adalah MikroTik routeros 2.9.27
Akses mirotik:
  1. via console
Mikrotik router board ataupun PC dapat diakses langsung via console/ shell maupun remote akses menggunakan putty (www.putty.nl)
  1. via winbox
Mikrotik bisa juga diakses/remote menggunakan software tool winbox
  1. via web
Mikrotik juga dapat diakses via web/port 80 dengan menggunakan browser
Dalam Mikrotik :
1.  Bandwith Manajement adalah untuk mengatur data masuk atau akses masuk data.
2. Billing Client wifi ; mac address
3. VPN ( Virtual Private Network) : mengontrol aktivitas jaringan internet
4. Firewall : Memblok ancaman di Internet

IP address


IP Address
IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP Address terdiri atas 32 bit (biary digit atau bilangan duaan) angka biner yang dibagi dalam 4 oket (byte) terdiri dari 8 bit. Setiap bit mempresentasikan bilangan desimal mulai dari 0 sampai 255.
Jenis-jenis IP Address terdiri dari :
1. IP Public
Public bit tertinggi range address bit network address
kelas A 0 0 – 127* 8
kelas B 10 128 – 191 16
kelas C 110 192 – 223 24
kelas D 1110 224 – 239 28
2. Privat
IP Privat ini dapat digunakan dengan bebas tetapi tidak dikenal pada jaringan internet global. Karena itu biasa dipergunakan pada jaringan tertutup yang tidak terhubung ke internet, misalnya jaringan komputer ATM.
10.0.0.0 – 10.255.255.255
172.16.0.0 – 172.31.255.255
192.168.0.0 – 192.168.255.255
Kesimpulan
1.0.0.0 – 126.0.0.0 : Kelas A.
127.0.0.0 : Loopback network.
128.0.0.0 – 191.255.0.0 : Kelas B.
192.0.0.0 – 223.255.255.0 : Kelas C.
224.0.0.0 = 240.0.0.0 : Class E, reserved.
3. Ipv6
terdiri dari 16 oktet, contoh :
A524:72D3:2C80:DD02:0029:EC7A:002B:EA73
Subneting
Seorang Network Administrator sering kali membutuhkan pembagian network dari suatu IP Address yang telah diberikan oleh Internet Service Provider (ISP). Dikerenakan persedian IP Address pada saat ini sangat terbatas akibat menjamurnya situs-situs di internet. Cara untuk membagi network ini disebut dengan subneting dan hasil dari subneting disebut subnetwork.

Teknik Routing pada Subneting :
255.255.255.252 --> /30 -->4 dan IP yang valid digunakan ada 2
255.255.255.248 --> /29 -->8 dan IP yang valid digunakan ada 6
255.255.255.240 --> /28 -->16 dan IP yang valid digunakan ada 14
255.255.255.224 --> /27 -->32 dan IP yang valid digunakan ada 30
255.255.255.192 --> /26 -->64 dan IP yang valid digunakan ada 62
255.255.255.128 --> /25 --> 125 dan IP yang valid digunakan ada 126
255.255.255.0 --> /24 --> 24 dan IP yang valid digunakan ada 254

IP Config :
IPConfig adalah salah satu internal command di MS. Command Prompt (CMD) yang berfungsi untuk melihat dan mengkonfigurasi settingan perangkat jaringan.
Macam Macam Penggunaan perintah Ipconfig.
1. IPconfig /all
Menampilkan informasi konfigurasi koneksi, misalnya Host Name, Primary DNS Type, Ethernet Adapter LAN.
2. IPconfig /displaydns
Berfungsi untuk menampilkan DNS Cache.
3. IPconfig /flushdns
Berfungsi menghapus DNS Cache
4. IPconfig /release
untuk “Menghapus” semua koneksi IP Address.
5. IPconfig /renew
untuk membuat IP Address baru untuk adapter tertentu.
6. IPconfig /registerdns
untuk melakukan refresh DNS dan meregistrasi kembali koneksi DNS

PEMOGRAMAN APLIKASI JARINGAN


Ada beberapa hal yang menyangkut pemograman Aplikasi Jaringan yaitu : 
1. Aplikasi Client Server
Aplikasi Client Server ialah susuna jaringan yang memisahkan client / komputer satu denga yang lainnya (biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server. Masing-masing   client/komputer dapat saling berhubungan dan meminta data atau informasi dari server.
         Contoh:
                    1. Seluler / Handphone
                    2. ATM
                    3. Billing Warnet
                    4. Webbase
                    5. Linux thin client

2.  Manjemen Jaringan
Manajemen Jaringan merupakan kemampuan untuk mengontrol / mengawasi serta memonitoring sebuah jaringan komputer dari satu lokasi.
        - Router    > Cisco
                       > Juniper
                       > Mikrotik
 3. Media Jaringan
Merupakan media yang dapat digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
    Ada beberapa Media jaringan yaitu : 
          a. Perkabelan
          b. Konektor
          c. Terminal